|
Menu Close Menu

Kemkominfo Harap Perusahaan Terus Dorong Nilai Tambah Investasi untuk Human Capital

Selasa, 12 Maret 2019 | 19.15 WIB

NEWSPOST.ID JAKARTA - Indonesia saat ini membutuhkan peningkatan talenta sumber daya manusia (SDM) di bidang digital. Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara, hasil survei global menunjukkan kebutuhan talenta digital dari level teknisi, engineer, hingga manajerial masih sangat kurang untuk memenuhi kebutuhan industri.  Oleh karena itu, Kementerian Kominfo telah mendorong perusahaan teknologi global seperti Apple, Microsoft, Cisco hingga Google yang dinilai memiliki silabus baik untuk memberikan ilmunya kepada masyarakat Indonesia.

Kehadiran Apple Developer Academy pun menjadi salah satu alternatif dari nilai tambah yang bisa diberikan industri digital dalam pengembangan human capital di Indonesia.

“Sejak tahun 2015 saat saya ke Silicon Valley, saya sudah bernegoisasi agar Apple segera hadir di Indonesia karena Indonesia terbuka terhadap bisnis internasional maupun investasi global yang bisa memberikan nilai tambah terutama untuk human capital di Indonesia,” ujar Menteri Kominfo Rudiantara dalam Graduation Fair pertama Apple Developer Academy di BSD Office Park, Selasa (12/3/2019) pagi.

Menteri Kominfo yakin dengan menggunakan sistem “studi tiru” yang serupa dengan studi banding dapat mempercepat peningkatan keterampilan SDM Indonesia di bidang digital. Ia percaya, kehadiran Apple Developer Academy bisa menjadi salah satu jalan agar Indonesia bisa melahirkan kota talenta digital ke-4 di dunia setelah San Fransisco, Bangalore dan Beijing.

Gelar Wisuda Angkatan Pertama

Hadir sejak tahun 2018, Apple Developer Academy kini telah memasuki Graduation Fair pertama yang melahirkan 200 mahasiswa terlatih. Bekerja sama dengan Binus University, Apple Developer Academy selama 9 bulan melatih ratusan mahasiswa tersebut untuk meningkatkan kreativitas pengembangan aplikasi yang dapat menjawab permasalahan sehari-hari.

“Selamat kepada ratusan mahasiswa yang lulus hari ini, kalian pantas mendapatkan masa depan Indonesia yang lebih baik. Buah pemikiran kalian bukan hanya untuk masa depan tapi juga untuk masa kini di Indonesia. Kalian telah memberikan nilai tambah lagi bagi ekonomi digital kita,” ujar Menteri Kominfo Rudiantara.

Dalam kesempatan yang sama, Apple’s Vice President of Environment Policy and Social Initiatives, Lisa Jackson, mengatakan bahwa konsep aplikasi yang diberikan dari para mahasiswanya sangat menginspirasi dan membawa dampak perubahan kepada masyarakat. Apalagi, menurutnya mahasiswa-mahasiswinya juga akan turut berkontribusi bagi masa depan teknologi di Indonesia.

“Ini merupakan bukti baik dari komitmen dan keterampilan para siswa, maupun bahawa pemrograman Swift yang sederhana namun kuat. Saya ingin menyampaikan selamat kepada semua siswa yang lulus hari ini,” ujar Lisa Jackson.

Tahun ini, perusahaan Apple mulai mengembangkan Developer Academy lainnya di Indonesia, seperti akademi kedua di Surabaya bekerja sama dengan Universitas Ciputra. Pada akhir bulan Maret ini Apple juga akan membuka kembali kelas tahun kedua Apple Developer Academy bersama Universitas Binus.

Bagikan:

Komentar